Category: Uncategorized

  • Kapolda Jabar Dampingi Kapolri dan Menteri Pertanian pada Panen Raya Jagung Serentak di Kabupaten Bekasi

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Pertanian RI dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak yang dilaksanakan di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan panen raya jagung serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

    Kehadiran pimpinan Polri bersama jajaran pemerintah pusat dan daerah menjadi wujud nyata sinergitas lintas sektor dalam mendukung program strategis nasional di bidang pertanian.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri bersama Menteri Pertanian dan Kapolda Jawa Barat secara simbolis melaksanakan panen jagung di lahan pertanian milik masyarakat setempat.

    Selain itu, rombongan juga berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi serta memastikan dukungan keamanan dan pendampingan berkelanjutan terhadap sektor pertanian.

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menegaskan bahwa Polda Jabar siap mendukung penuh program ketahanan pangan melalui pengamanan, pendampingan, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

    Menurutnya, situasi kamtibmas yang kondusif menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

    Panen Raya Jagung Serentak ini diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil produksi jagung di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi motivasi bagi para petani untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

    Bandung 8 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

  • Kapolri Tegaskan Kontribusi Polri dalam Swasembada Pangan, Produksi Jagung Capai 3,5 Juta Ton di 2025

    Kota Bogor- Kapolri Listyo Sigit Prabowo memimpin kegiatan panen jagung serentak kuartal IV yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah berkontribusi signifikan dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui panen jagung mencapai sekitar 3,5 juta ton.

    Pernyataan itu disampaikan Kapolri saat panen raya jagung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

    Kapolri menjelaskan bahwa panen serentak kuartal IV 2025 sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025. Namun, pelaksanaannya mengalami penyesuaian waktu hingga akhirnya dapat dilaksanakan pada awal Januari 2026.

    “Jadi, kurang lebih selama satu tahun, sesuai dengan apa yang menjadi target Bapak Presiden, kita memaksimalkan untuk bagaimana agar terlaksana swasembada, khususnya untuk Polri mendorong untuk dilaksanakannya swasembada jagung,” kata Kapolri.

    Ia menuturkan, panen raya tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polri. Sepanjang 2025, Polri telah melakukan penanaman jagung di lahan seluas 661.717 hektare. Sementara itu, pada 2026 mendatang, Polri menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 522.079 hektare.

    Selama 2025, Polri juga telah beberapa kali melaksanakan panen raya sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program swasembada pangan nasional. Dari program ketahanan pangan tersebut, estimasi hasil panen jagung Polri berada pada kisaran 3.519.226 hingga 3.578.782 ton.

    “Tentunya harapan kami, ini bisa mendorong untuk bisa tercapainya swasembada pangan, khususnya jagung, yang menjadi atensi Bapak Presiden. Dan kami akan tuntaskan di tahun 2026 ini agar seluruh lahan kami bisa tertanam,” kata Kapolri.

    Kapolri berharap program ketahanan pangan yang dijalankan Polri tidak hanya mampu mendukung swasembada jagung, tetapi juga memperkuat cadangan pangan nasional serta memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

    “Dengan harapan, selain kita memenuhi swasembada, harapan kita juga cadangan kita juga tercukupi, kebutuhan pasar, baik untuk swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, mandiri juga bisa tercukupi, cadangan Bulog juga bisa tercukupi, dan sisanya bisa kita ekspor,” imbuh Kapolri.

    Lebih lanjut, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan dan swasembada pangan.

    “Mudah-mudahan apa yang menjadi atensi dan perhatian Bapak Presiden, yang menaruh perhatian khusus terkait dengan masalah swasembada, kami bisa ikut berkontribusi semaksimal mungkin,” ujar Kapolri.

    Dalam panen jagung serentak kuartal IV 2025 ini, Polri memanen jagung di lahan seluas 47.830,93 hektare dengan estimasi hasil panen antara 683.966 hingga 743.522 ton. Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 3.616 petani dari 527 kelompok tani binaan Polri.

  • Mentan Amran Apresiasi Peran Kapolri dan Titiek Soeharto dalam Percepatan Swasembada Pangan

    Kota Bogor- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan khusus atas kontribusi Kapolri Listyo Sigit Prabowo serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

    Apresiasi tersebut disampaikan Amran saat menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Menurutnya, capaian swasembada pangan nasional berhasil direalisasikan jauh lebih cepat dibandingkan target awal.

    “Ibu Ketua (Komisi IV DPR) yang saya hormati, saya banggakan, beliau men-support penuh sehingga swasembada kita tercapai dalam waktu sesingkat-singkatnya, yaitu hanya satu tahun dari target Bapak Presiden 4 tahun. Ini tidak lepas dari support penuh oleh Ibu Ketua Komisi IV,” ujar Amran.

    Selain itu, Amran juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas kontribusi besar Polri di sektor pertanian. Ia menilai dukungan tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan program swasembada pangan nasional.

    “Kedua, kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolri telah berkontribusi besar sektor pertanian. Kami mewakili petani, mewakili pemerintah, kami mengucapkan terima kasih. Ini adalah kerja keras yang luar biasa dan Bapak Presiden mengapresiasi langsung kepada Ibu Ketua Komisi IV dan Bapak Kapolri,” terangnya.

    Lebih lanjut, Amran menjelaskan bahwa upaya percepatan swasembada pangan juga memiliki dampak strategis dalam aspek sosial dan keamanan. Peningkatan produksi pertanian merupakan langkah preventif yang dinilai mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat serta menekan potensi terjadinya tindak kejahatan.

    “Ini langkah yang paling baik untuk preventif, preventif kejahatan, kenapa? Karena dengan meningkatnya produksi. Yang pertama, meningkatkan pendapatan petani, menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan pada gilirannya mencegah kejahatan,” jelasnya.

    Amran menambahkan, peningkatan kesejahteraan petani menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas sosial dan keamanan di masyarakat. Ia pun kembali menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI atas peran aktif yang telah diberikan.

    “Karena kalau orang miskin biasanya itu mendekati kekufuran, bahkan kejahatan, biasanya terjadi kejahatan. Ini langkah luar biasa preventif untuk mencegah semua yang saya sampaikan tadi, kejahatan dan kriminalitas di lapangan. Terima kasih Pak Kapolri, atas nama petani seluruh Indonesia ada 160 juta petani Indonesia yang menyampaikan terima kasih, Ibu Ketua, terima kasih,” sambung Amran.

  • Panen Raya Jagung di Bekasi, Kapolri Salurkan Alsintan dan Sembako untuk Kelompok Tani dan Masyarakat

    Kota Bogor- Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dalam rangkaian kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Total sebanyak empat unit alsintan diserahkan kepada kelompok tani penerima manfaat.

    Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/1/2026). Empat unit alsintan yang diberikan terdiri atas dua unit hand tractor dan dua unit pompa air untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

    Selain bantuan alsintan, Kapolri juga menyalurkan bantuan sosial berupa 1.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi kelompok tani dan masyarakat di sekitar lokasi panen raya. Paket sembako tersebut berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, kecap 1 botol, saus 1 botol, teh 2 kemasan, susu kaleng 1 buah, minyak goreng 2 kilogram, serta mi instan 4 bungkus.

    Dalam kegiatan yang sama, Polri turut menggelar bakti kesehatan bagi 500 orang dengan sasaran kelompok tani dan masyarakat sekitar. Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan laboratorium.

    Kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV ini dihadiri Kapolri bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Panen raya tersebut menjadi salah satu penanda capaian swasembada pangan jagung di Indonesia.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, serta sejumlah pejabat utama Polri, antara lain Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Asisten SDM Kapolri sekaligus Kasatgas Ketahanan Pangan Irjen Anwar, dan Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho.

    Adapun total luas lahan jagung yang memasuki masa panen pada kuartal IV tercatat mencapai 39.096,13 hektare. Dari jumlah tersebut, panen raya serentak dilaksanakan di lahan seluas 1.191,28 hektare yang tersebar di 36 polda.

    Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan swasembada jagung pada tahun 2026 guna meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

  • Polda Jabar Membagikan Momen Panen Raya Jagung, Bentuk Tidak Lanjut Program Ketahanan Pangan Yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto

    Kota Bogor-Berlokasi di Kampung Cimenteng, Desa Karangsari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, panen raya berlangsung dan dipimpin oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid, Kamis (8/1/2026)

    “Dalam mendukung program ketahanan pangan Bapak Presiden Prabowo, Polri dalam hal ini Polda Jawa Barat telah melaksanakan kegiatan panen raya jagung serentak kwartal I tahun 2026,” kata Wakapolda Jabar di lokasi panen.

    Polda Jabar, lanjut Brigjen Adi Vivid, telah memanfaatkan lahan seluas 75,99 hektar telah ditanami jagung dengan hasil panen diperkirakan mencapai sekira 300 ton.

    Sedangkan secara khusus Polres Cimahi menghasilkan 20 ton jagung dari hasil penanaman di lahan seluas 5 hektar. Hasil tersebut menurut Wakapolda Jabar, berhasil menempatkan Polda Jabar di peringkat keempat panen raya secara nasional.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat disini, khusunya kepada 241 petani yang tergabung dalam 24 kelompok tani,” ucapnya.

    Selanjutnya, hasil panen tersebut disebut akan diserap langsung oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

  • Kapolda Jabar Pimpin Kegiatan Medical Check Up Pengurus YKB dan Tenaga Pendidik Sekolah Kemala Bhayangkari

    Kota Bogor- Kepolisian Daerah Jawa Barat melaksanakan kegiatan Medical Check Up (MCU) bagi Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Jawa Barat serta tenaga pendidik Sekolah Kemala Bhayangkari. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dan berlangsung di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Jabar terhadap kesehatan para tenaga pendidik dan pengurus YKB yang memiliki peran strategis dalam mendukung dunia pendidikan di lingkungan Polri. Medical check up diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari guru Sekolah Kemala Bhayangkari Palasari Bandung serta tenaga pendidik TK Kemala Bhayangkari, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026.

    Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut. Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sistem dan kurikulum, tetapi sangat bergantung pada kondisi kesehatan para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, serta kepribadian generasi penerus bangsa, sehingga kesehatan fisik dan mental mereka harus menjadi perhatian bersama.

    “Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Para tenaga pendidik Sekolah Kemala Bhayangkari memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa seluruh tenaga pendidik berada dalam kondisi sehat, sehingga dapat menjalankan tugasnya secara optimal,” ujar Kapolda Jabar.

    Lebih lanjut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa kegiatan medical check up ini juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga pola hidup sehat di lingkungan keluarga besar Polri.

    “Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami berharap dapat mendorong budaya hidup sehat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan. Dengan pendidik yang sehat, insyaallah proses pendidikan akan berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” tambahnya.

    Kapolda Jabar juga menekankan bahwa kegiatan medical check up ini tidak hanya bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan saat ini, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar para tenaga pendidik semakin peduli terhadap pentingnya pola hidup sehat di tengah tuntutan tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Karumkit Bhayangkara TK II Sartika Asih Bandung beserta seluruh tenaga medis yang telah memberikan pelayanan kesehatan secara profesional, sehingga kegiatan pemeriksaan kesehatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

    Kapolda Jabar berharap hasil pemeriksaan kesehatan ini dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut, baik secara pribadi maupun kelembagaan, sehingga para tenaga pendidik dapat terus mengabdikan diri dengan kondisi fisik dan mental yang prima. Dengan pendidik yang sehat, disiplin, dan berdedikasi, Yayasan Kemala Bhayangkari diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter.

  • Jelang Laga Persib vs Persija, Kapolda Jabar Tegaskan Pengamanan Ketat dan Himbau Kepada Pendukung Jangan Mudah Terprovokasi

    Kota Bogor- Polda Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan (Rakorpam) pertandingan Liga 1 Super League antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang dikenal sebagai El Clasico Indonesia. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., bertempat di Polrestabes Bandung, Kamis (8/1/2026).

    Rakorpam ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan aparat keamanan dan sinergi lintas instansi dalam menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran jalannya pertandingan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dan menjadi perhatian nasional.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Barat, Karo Ops Polda Jabar, Kapolrestabes Bandung, Dandim 0618/BS, serta diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, unsur panitia pelaksana (Panpel), TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan para Kabag Ops Polres jajaran yang terlintasi rute pengamanan.

    Kapolda Jawa Barat menegaskan bahwa seluruh rangkaian pengamanan telah dipersiapkan secara matang dengan mengedepankan pendekatan preventif, preemtif, dan penegakan hukum secara profesional.
    “Kami melaksanakan rapat koordinasi ini untuk memastikan rencana pengamanan pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta berjalan optimal. Ini adalah pertandingan besar yang menyedot perhatian publik, sehingga diperlukan sinergi seluruh unsur, baik Polri, TNI, pemerintah daerah, maupun panitia pelaksana,” ujar Kapolda Jabar.

    Kapolda Jabar juga menyampaikan imbauan tegas kepada para Bobotoh Persib agar tidak memaksakan diri menonton pertandingan apabila tidak memiliki tiket resmi. Ia menegaskan bahwa panitia pelaksana tidak akan memberikan toleransi bagi penonton tanpa tiket untuk masuk ke stadion, meskipun pertandingan sudah mendekati akhir.
    “Kami mengimbau kepada Bobotoh untuk tidak memaksakan diri masuk ke stadion tanpa tiket. Panitia tidak akan memberikan kesempatan masuk walaupun mendekati akhir pertandingan. Aparat kepolisian akan memberikan pengamanan secara humanis namun tetap tegas,” ujar Kapolda Jabar.

    Selain itu, Kapolda Jabar menegaskan larangan membawa minuman keras, senjata tajam, maupun benda keras dan berbahaya seperti pisau, besi, batu, serta flyer bunga api ke dalam area stadion.
    “Larangan membawa minuman beralkohol, senjata tajam, benda keras, dan kembang api harus dipatuhi. Pelanggaran akan merugikan semua pihak, termasuk Persib, karena sanksi dari panitia bisa mencapai ratusan juta rupiah sebagaimana pengalaman sebelumnya,” tegasnya.

    Kapolda Jabar juga mengingatkan Bobotoh agar tidak melakukan razia kendaraan berpelat nomor B Jakarta dan tidak terpancing emosi untuk melakukan tindakan anarkis terhadap rombongan Persija maupun oknum penyusup.
    “Jangan terpancing emosi, jangan melakukan sweeping kendaraan, dan jangan menyerang pihak manapun. Tindakan tersebut justru akan merugikan tim Persib yang saat ini sedang bersaing ketat di puncak klasemen tahun ini, ” tambah Kapolda Jabar

    Sementara itu, kepada pendukung Persija atau The Jak Mania, Kapolda Jabar menegaskan larangan hadir di Stadion GBLA sesuai keputusan Panpel PSSI serta mengimbau agar tidak melakukan provokasi di media sosial.
    “Kami tegaskan kepada pendukung Persija untuk tidak hadir di GBLA serta tidak memprovokasi melalui media sosial maupun menyebarkan ujaran kebencian yang dapat memicu konflik antar pendukung,” tutur Kapolda Jabar.

    Melalui Rakorpam ini, Polda Jawa Barat berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif sehingga pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta dapat berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.

  • Kapolri-Ketua Komisi IV Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Kota Bogor- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Panen Raya Jagung Serentak sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perkebunan jagung Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, 8 Januari 2025.

    Panen raya jagung ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga ketersediaan pangan nasional serta mendukung program strategis pemerintah di bidang pertanian.

    Kegiatan panen raya dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigir Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Hariyadi serta dihadiri oleh Menteri Pertanian RI, Direktur Utama Perum Bulog, Pejabat Utama Mabes Polri, Irwasum Polri, Asisten SDM Kapolri, Asisten Logistik Kapolri, Kepala Divisi Humas Polri, dan Kapolda Metro Jaya.

    Selain dilaksanakan secara langsung di Kabupaten Bekasi, kegiatan panen raya jagung serentak ini juga diikuti secara daring oleh para Kapolda dan Kapolres jajaran dengan melibatkan (Forkopimda) setempat di lokasi panen jagung di wilayahnya masing-masing.

    Dalam kesempatan tersebut, Asisten SDM Kapolri dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 Polri telah melakukan upaya serius dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan melalui program penanaman jagung secara nasional.
    “Sepanjang tahun 2025, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan telah melaksanakan penanaman jagung dengan total luas mencapai 651.196,35 hektare di berbagai wilayah Indonesia,” ujar As SDM Kapolri.

    Ia menjelaskan, upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata Polri dalam memperkuat sektor pertanian nasional, sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

    “Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional, tetapi juga untuk mendukung kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” lanjutnya.

    Melalui panen raya jagung serentak ini, Polri menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari solusi strategis nasional dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.

    Polri berharap sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna mewujudkan kemandirian pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

  • Anggota Sabhara Polsek Tanah Sareal Laksanakan Patroli Wilayah, Jaga Keamanan Lingkungan Perumahan

    KOTA BOGOR – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan patroli wilayah dengan menyasar kawasan perumahan yang berada di wilayah Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar objek-objek vital dan lingkungan pemukiman masyarakat secara rutin dilakukan patroli guna mencegah potensi gangguan keamanan.

    Patroli wilayah ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat, khususnya di lingkungan perumahan. Petugas patroli menyambangi sejumlah titik rawan, termasuk area parkir kendaraan, akses keluar masuk perumahan, serta lokasi yang memiliki aktivitas warga cukup tinggi.

    “Kegiatan patroli ini kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk upaya preventif serta untuk berkolaborasi dengan petugas keamanan perumahan dalam menjaga keamanan lingkungan,” ungkap Ipda Khawasi.

    Dalam pelaksanaannya, anggota Sabhara Polsek Tanah Sareal juga berkoordinasi dan berkomunikasi dengan satpam perumahan serta petugas jaga. Sinergi tersebut dilakukan untuk memperkuat sistem pengamanan lingkungan dan mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan potensi gangguan kamtibmas.

    Dengan banyaknya aktivitas warga yang memarkirkan kendaraan di area perumahan, kehadiran petugas kepolisian dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Melalui patroli wilayah ini, Polsek Tanah Sareal berharap tercipta lingkungan perumahan yang aman, tertib, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan situasi kamtibmas di wilayah Tanah Sareal tetap terjaga.

  • Anggota Sabhara Polsek Tanah Sareal Laksanakan Patroli Kampus, Ciptakan Rasa Aman di Lingkungan Pendidikan

    KOTA BOGOR – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan patroli dialogis di lingkungan Kampus Universitas Ibnu Khaldun yang berlokasi di Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor, Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan patroli kampus ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan agar objek vital, termasuk lingkungan pendidikan, secara rutin dilakukan patroli guna mencegah potensi gangguan keamanan.

    Petugas patroli menyasar area kampus yang dinilai rawan, seperti lokasi parkir kendaraan, akses keluar masuk kampus, serta titik-titik aktivitas mahasiswa. Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi mahasiswa, dosen, serta seluruh civitas akademika yang sedang menjalankan aktivitas.

    “Kegiatan di lingkungan kampus sangat membutuhkan kehadiran petugas kepolisian guna menciptakan rasa aman dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” ungkap Ipda Khawasi.

    Dalam pelaksanaannya, anggota Sabhara Polsek Tanah Sareal juga berkoordinasi dan berkomunikasi dengan petugas keamanan (satpam) kampus serta petugas jaga. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kampus.

    Dengan banyaknya aktivitas mahasiswa, terutama yang memarkirkan kendaraan di area kampus, kehadiran polisi dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor, serta memberikan rasa aman kepada seluruh civitas akademika.

    Melalui kegiatan patroli kampus ini, Polsek Tanah Sareal berharap situasi kamtibmas di lingkungan pendidikan tetap aman, kondusif, dan aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman tanpa gangguan.