Category: Uncategorized

  • Wakapolda Jabar Pimpin Pengecekan Alarm Stelling, Pastikan Kesiapsiagaan Personel

    Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi kontijensi, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., memimpin kegiatan pengecekan alarm stelling di Mapolda Jabar, Jumat (28/8/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta mekanisme pengerahan kekuatan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk menghadapi perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Barat.

    Dalam pengecekan tersebut, Wakapolda Jabar memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya serta dapat merespons dengan cepat apabila alarm stelling dibunyikan. Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menghadapi situasi yang membutuhkan mobilisasi personel secara cepat dan terukur.

    Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya sebatas kehadiran personel, tetapi juga kesiapan mental, kemampuan, perlengkapan, serta koordinasi antarbagian.
    “Kita harus selalu siap. Setiap personel harus memahami tugasnya masing- masing dan mampu merespons dengan cepat, tepat, serta terukur apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen kita dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wakapolda Jabar.

    Lebih lanjut, Wakapolda Jabar menekankan pentingnya menjaga disiplin dan komunikasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, kesiapan yang dibangun secara rutin akan meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.

    Pengecekan alarm stelling di Mapolda Jabar ini diharapkan dapat memastikan seluruh unsur kepolisian senantiasa berada dalam kondisi siap siaga, sehingga mampu memberikan respons cepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

  • Persepsi Masyarakat terhadap Penegakan Hukum Meningkat, Kapolda Jabar Beri Apresiasi Jajaran Reskrim

    BANDUNG — Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran personel Fungsi Reserse Kriminal (Reskrim) atas dedikasi, loyalitas, dan pelaksanaan tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan penegakan hukum terbaik kepada masyarakat. Rabu, (26/08/2026).

    Apresiasi tersebut disampaikan menyusul hasil survei Tim Riset PR94 pada 24–25 Agustus 2026 yang menunjukkan adanya peningkatan persepsi positif masyarakat terhadap penegakan hukum dan Kamtibmas sebesar 10 persen dibandingkan periode Juni 2026.

    Peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan jajaran kepolisian, di antaranya intensifikasi patroli gabungan serta respons cepat dalam menangani sejumlah kasus yang menjadi perhatian masyarakat, seperti kasus penyekapan perempuan, begal, dan peredaran Obat-Obatan Keras Terbatas (OKT).

    Kapolda Jabar menegaskan bahwa hasil survei tersebut merupakan bentuk apresiasi masyarakat sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja kepolisian.

    “Sekali lagi, terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran personel Fungsi Reskrim. Data menunjukkan sudah ada peningkatan dari survei sebelumnya pada saat Commander Wish. Jangan berpuas diri, jadikan ini sebagai semangat dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Mari kita terus bekerja secara adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif dalam menjaga dan merawat Jawa Barat,” ujar Kapolda Jabar.

    Hasil survei tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Polda Jabar untuk memahami perkembangan harapan dan kebutuhan masyarakat terhadap penegakan hukum. Hal ini menjadi dorongan bagi jajaran untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, adil, transparan, dan solutif.

    Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan bahwa Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

  • Setetes Darah Untuk Kemanusiaan, Polwan Polda Jabar Gelar Donor Darah Dalam Rangka HUT Polwan ke-78

    Kota Bogor- Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78, Polwan Polda Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian dan semangat kemanusiaan, Jum’at (21/8/2026)

    Kegiatan ini diikuti oleh personel Polda Jabar dengan penuh antusias. Selain mempererat solidaritas dan kebersamaan, donor darah diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa melalui kegiatan tersebut, Polwan Polda Jabar terus menunjukkan komitmen untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadikan momentum HUT Polwan ke-78 sebagai semangat untuk terus mengabdi dan berbagi.

    “Melalui kegiatan donor darah ini, Polwan Polda Jabar membuktikan bahwa tugas mereka bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga hadir untuk kemanusiaan.” ungkap Hendra, Sabtu (22/8/2026)

  • Wakapolri Berikan bansos 1.000 paket untuk 2 Gapoktan Bawang putih di Cianjur

    Cianjur – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M bagikan 1.000 paket bantuan sosial untuk para petani dan masyarakat di kaki Gunung Gede Pangrango tepatnya di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

    Bantuan sosial yang dibagikan utamanya pada petani yang menjalankan program tanam serentak bawang putih itu berisikan sembako untuk pemenuhan kebutuhan pangan.

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M, mangatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan dan membantu para petani selama masa tanam bawang putih.

    “Semoga bantuan ini bisa membantu para petani. Dengan kebutuhan yang tercukupi dapat fokus pada bertani bawang putih, sehingga hasil panennya dapat melimpah,” kata dia, Rabu (19/8/2026).

    Dia juga mengaku bahagia dapat memberi bantuan pada para petani. “Melihat raut bahagia dari petani dan masyarakat, tentu jadi kebagian tersendiri bagi kami. Dan juga membuktikan Polri terus hadir di tengah masyarakat,” kata dia.

    Di sisi lain, Wakapolri menyebut jika Cianjur menjadi salah satu dari 14 daerah di Jawa Barat yang dipilih untuk menjalankan program tanam serentak bawang putih untuk mewujudkan swasembada bawang putih di Indonesia.

    Menurut dia, lahan yang digunakan ialah dari PTPN, Dinas Pertanian, dan Gapoktan. Di tahap awal, total ada 44,58 hektare lahan yang sudah siap tanam.

    “Luasan lahan ini akan terus berkembang secara bertahap,” kata dia.

    Dia menjelaskan, dalam empat bulan ke depan, dari tanam serentak tersebut akan menghasilkan panen seliter lebih kurang 450 ton bawang putih.

    “Jumlah produksinya juga akan bertambah seiring penambahan lahan. Hingga target swasembada bawang putih terwujud,” kata dia.

  • Bahagia Petani Bawang Putih Cianjur usai Terima Bansos dari Wakapolri

    Cianjur – Raut bahagia terpancar dari 1.000 petani di kaki Gunung Gede Pangrango tepatnya di Kampung Maleber Desa Ciherang Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur usai menerima bantuan sosial langsung dari Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

    Satu per satu petani yang menjalankan program tanam bawang putih untuk mewujudkan Asta Cita terutama swasembada bawang putih itu mereka bantuan sosial.

    Ayi, petani Gapoktan Tani Utama, mengaku senang atas bantuan sosial yang diberikan Polri melalui Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

    “Tentu bahagia, karena dengan bantuan ini bisa meringankan kebutuhan sehari-hari para petani. Terimakasih Polri,” kata dia, Rabu (19/8/2026).

    Senada, Suhendar, Petani Gapoktan Pasir Sapi, mengatakan bantuan sosial tersebut dapat menjadi pemenuh kebutuhan petani seraya menunggu hasil panen program swasembada bawang putih.

    “Dengan bantuan ini tentu kami pada petani tidak lagi dibuat khawatir pemenuhan kebutuhan harian sambil menunggu panen. Jadi kami bisa fokus bertani, agar produksi bawang putih sesuai harapan dan Indonesia bisa swasembada bawang putih,” ucap dia.

    Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M, mengatakan total ada 1.000 orang dari dua kelompok tani dan masyarakat di Cianjur yang diberi bantuan sosial dalam rangka pelaksanaan program tanam bawang putih serentak.

    “Kami harap dengan bantuan ini bisa membantu para petani. Dan meningkatkan semangat mereka untuk memaksimalkan hasil produksi bawang putih, demi terwujudnya swasembada bawang putih, seperti yang diamanatkan bapak presiden,” ucap dia.

    Menurut dia, Polri akan terus hadir untuk masyarakat. “Tentu ini menjadi bukti Polri terus hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.

  • Wujudkan Swasembada, Waka Polri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak

    Cianjur – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., memimpin langsung penanaman perdana bawang putih di Kabupaten Cianjur, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penanaman bawang putih secara serentak di 14 daerah di Jawa Barat sebagai upaya mendukung terwujudnya swasembada bawang putih nasional.

    Penanaman yang digelar di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, tersebut turut dihadiri Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., serta Forkopimda Kabupaten Cianjur. Penanaman dilakukan pada lahan seluas 6 hektare yang melibatkan kelompok tani setempat.

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penanaman bawang putih, panen raya, sekaligus ground breaking Gudang Ketahanan Pangan Polri dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program ini merupakan implementasi Asta Cita yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama bangsa.

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., mengatakan Kabupaten Cianjur menjadi salah satu dari 14 daerah di Jawa Barat yang dipilih untuk menjalankan program penanaman bawang putih.

    Menurutnya, program tersebut merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian bangsa.

    “Seperti yang selalu disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto, ketahanan pangan merupakan kunci kemandirian bangsa. Dengan swasembada, kita bukan hanya memenuhi kebutuhan rakyat, tetapi juga memperkuat martabat Indonesia. Maka dari itu, Polri bergerak untuk menyukseskan Asta Cita swasembada, salah satunya melalui bawang putih,” ujar dia.

    Wakapolri menjelaskan, kebutuhan bawang putih nasional saat ini mencapai lebih dari 600 ribu ton per tahun. Namun, sekitar 95 persen kebutuhan tersebut masih bergantung pada impor. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Polri terus mendorong pengembangan budidaya bawang putih bersama kelompok tani dan para pemangku kepentingan.

    “Sejak tahun 2025, kami telah memulai langkah konkret bekerja sama dengan kelompok tani. Total luas lahan yang telah dikembangkan mencapai 948 hektare dengan capaian panen basah sebesar 9.480 ton pada tahun 2026 ini,” katanya.

    Menurutnya, program tersebut juga terus diperluas dengan melibatkan jajaran kewilayahan Polri. Sebanyak 14 Polda dengan 59 Polres telah berpartisipasi aktif, dengan total lahan yang ditanam mencapai 279,53 hektare dan estimasi hasil panen sebesar 2.795,4 ton.

    Khusus di wilayah Polda Jawa Barat, penanaman bawang putih serentak dilaksanakan pada lahan seluas 44,58 hektare dengan potensi hasil panen mencapai 445,8 ton. Lahan tersebut berasal dari berbagai sumber, di antaranya PTPN, Dinas Pertanian, serta Gabungan Kelompok Tani atau Gapoktan.

    Wakapolri mengatakan luasan lahan tersebut akan terus dikembangkan secara bertahap sehingga produksi bawang putih nasional dapat semakin meningkat.

    “Jumlah produksinya juga akan bertambah seiring penambahan lahan. Hingga target swasembada bawang putih terwujud,” kata dia.

    Selain kegiatan penanaman di Cianjur dan wilayah Jawa Barat, rangkaian kegiatan serentak juga dilaksanakan di Sembalun, Lombok Timur. Di lokasi tersebut dilakukan penanaman bawang putih pada lahan seluas 120 hektare, panen raya pada lahan 105 hektare, sekaligus ground breaking Gudang Ketahanan Pangan Polri.

    Gudang tersebut akan menjadi fasilitas penyimpanan dan penjemuran bawang putih untuk menjaga kualitas hasil panen serta mendukung stabilitas pasokan bawang putih.

  • Kasppg Pasirkuda 1 Polresta Bogor Kota Raih Penghargaan sebagai Kasppg Teladan Tingkat Jawa Barat

    Bogor – Komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik melalui pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali mendapat apresiasi. Kepala SPPG (Kasppg) Pasirkuda 1 Polresta Bogor Kota, Mad Hadi Fadilah, S.E., menerima penghargaan sebagai Kasppg Teladan dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

    Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja SPPG Pasirkuda 1 yang dinilai mampu menunjukkan kualitas pelayanan serta komitmen dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. SPPG Pasirkuda 1 Polresta Bogor Kota menjadi salah satu dari lima dapur terbaik di wilayah Jawa Barat yang mendapatkan penghargaan tersebut.

    Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut, Mad Hadi Fadilah hadir memenuhi undangan pemberian penghargaan sebagai Kepala SPPG Teladan. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian kegiatan Sidang Tahunan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

    Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polresta Bogor Kota, khususnya karena SPPG Pasirkuda 1 yang berada di wilayah Bogor Barat mampu menunjukkan kinerja terbaik dan dipercaya mewakili wilayah kerja KPPG Bogor.

    Wilayah kerja KPPG Bogor sendiri meliputi Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kota Depok, serta Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Dengan demikian, terpilihnya SPPG Pasirkuda 1 sebagai Kasppg Teladan menjadi sebuah pencapaian yang tidak hanya membawa nama baik SPPG Pasirkuda 1, tetapi juga Polresta Bogor Kota dan wilayah Bogor.

    Dalam proses penilaian dan pelaksanaan tugasnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi, kekompakan, serta komitmen seluruh tim SPPG Pasirkuda 1 dalam menjalankan pelayanan. Sinergi antara pengelola, personel, mitra, serta seluruh pihak yang terlibat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan SPPG.

    Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran SPPG Pasirkuda 1 untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga standar kebersihan dan pengelolaan makanan, serta memastikan program pemenuhan gizi dapat memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat.

    Selain SPPG Pasirkuda 1, terdapat empat SPPG lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai bagian dari lima dapur terbaik di Jawa Barat, yaitu SPPG Cianjur Cipanas Sindanglaya dengan Yayasan/Mitra Persyarikatan Muhammadiyah, SPPG Kota Bogor Bogor Tengah Kebon Kalapa 1 dengan Yayasan/Mitra Bhakti Garuda Putra, SPPG Kota Bogor Bogor Barat Pasir Kuda 1 dengan Yayasan/Mitra Kemala Bhayangkari, SPPG Kota Bogor Bogor Barat Pasir Kuda 3 dengan Yayasan/Mitra Bunda Babando Kayo, serta SPPG Bogor Parung Warujaya 5 dengan Yayasan/Mitra Cendekia Waskita.

    Khusus SPPG Pasirkuda 1, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama dan komitmen seluruh unsur yang terlibat mampu menghasilkan pelayanan yang berkualitas dan mendapat pengakuan di tingkat wilayah.

    Penghargaan sebagai Kasppg Teladan juga menjadi momentum untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan. Prestasi yang telah diraih diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi dapat menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

    Polresta Bogor Kota menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh Kasppg Pasirkuda 1 beserta seluruh tim. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel dan jajaran untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat melalui berbagai program yang memiliki dampak positif dan berkelanjutan.

    Dengan diraihnya penghargaan tersebut, SPPG Pasirkuda 1 Polresta Bogor Kota diharapkan semakin konsisten menjaga kualitas pelayanan, memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menghadirkan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Prestasi ini menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan kebersamaan seluruh tim dapat menghasilkan karya yang membanggakan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

  • Bhabinkamtibmas Kebon Kalapa Monitoring Perlombaan Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI- 81

    KOTA BOGOR-Bhabinkamtibmas Kebon Kalapa Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota Polda Jabar monitoring kegiatan perlombaan agustusan dalam rangka memperingati HUT RI ke – 81, Selasa (18/8/2026).

    Hal itu sesuai arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro untuk hadir ditengah masyarakat.

    “Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia segenap masyarakat melakukan serangkaian kegiatan perlombaan di wilayah, agar pelaksanaan berjalan lancar aman dan tertib anggota ikut terlibat monitoring dam pengamanan,” ucap Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo, Selasa (18/8/2026).

  • Kapolda Jabar Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 81 di Gedung Sate, Puluhan Ribu Warga Antusias

    Puluhan ribu masyarakat memenuhi kawasan Gedung Sate Bandung untuk mengikuti rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia, Senin (17/8/2026).
    Mereka berdiri secara tertib di pinggir jalan, menanti iring-iringan kereta kencana yang membawa duplikat Bendera Merah Putih dari Bale Pakuan.

    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang bertindak sebagai pemimpin upacara, berdiri di tengah mimbar yang disiapkan.
    Upacara juga dihadiri para pejabat, seperti Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, dan sejumlah anggota DPRD Jabar.

    Setelah gelaran upacara selesai, rangkaian dilanjutkan dengan defile atau parade pasukan militer.

    Masyarakat yang tadinya berdiri jauh dari area parade, dipersilakan untuk mendekat ke tengah panggung.

    “Untuk warga silakan mendekat ke area depan sini, agar bisa terlihat defilenya. Tapi yang tertib dan tidak ada selfie ya. Silakan duduk yang rapi, kalau tidak rapi saya tidak mau,” kata Dedi.

    Warga pun menyambut dan antusias mendekat ke area yang sudah ditentukan. Para petugas keamanan pun bergegas mengatur masyarakat agar bisa nyaman menyaksikan defile.

    Momentum ini pun dimanfaatkan warga yang ingin melihat secara dekat pemimpinnya, yang selama ini hanya bisa dilihatnya melalui layar gawai.

    “Wah Pak Dedi, saya nge fans pisan (banget) sama Pak KDM. Senang akhirnya sekarang bisa lihat dan ketemu langsung, biasanya kan dari TV atau Instagram saja,” ucap Iqbal, warga asal Kabupaten Bandung.

    Parade pun dimulai. Satu per satu peserta, mulai dari prajurit kavaleri yang menunggangi kuda, pasukan khusus dan elit di bawah TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Kemudian, ada juga siswa alumni barak militer dan petugas kebersihan yang ikut baris berbaris.

    Kurang dari 30 menit, parade tersebut selesai, dan warga dipersilakan untuk menikmati beragam hidangan yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) secara cuma-cuma.

    “Silakan warga menikmati hidangan yang sudah disediakan, di sana ada sate jando, kupat tahu, dan sebagainya. Harusnya cukup ya, karena saya menyediakan untuk 10 ribu orang, tetapi harus tertib ambilnya dan tidak berdesak-desakan,” pungkasnya.

    Bandung 17 Agustus 2026

  • Semarak HUT ke-81 RI, Polda Jabar Gelar Lomba Yel-Yel Antar Satker

    Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar perlombaan yel-yel antar satuan kerja (satker) Polda Jabar. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Senin (17/8/2026).

    Perlombaan yel-yel tersebut diikuti oleh sejumlah satker di lingkungan Polda Jabar. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk semangat dalam memperingati momentum Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan, kekompakan, dan soliditas antar personel.

    Dengan penuh semangat, kreativitas, dan kekompakan, masing- masing peserta menampilkan yel-yel terbaik yang telah dipersiapkan. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat persatuan serta kebersamaan keluarga besar Polda Jabar.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat soliditas dan kebersamaan personel.

    “Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan dan rasa nasionalisme di lingkungan Polda Jabar. Semangat kemerdekaan harus terus kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Kegiatan berlangsung dengan meriah, aman, dan lancar. Semangat para peserta dalam mengikuti perlombaan menjadi gambaran nyata bahwa nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan kebersamaan terus dijaga oleh keluarga besar Polda Jawa Barat dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Bandung, 17 Agustus 2026