Blog

  • Bangun Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Sukadamai Hadiri Pengajian Rutin

    KOTA BOGOR – Dalam upaya mempererat sinergitas dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukadamai Polresta Bogor Kota menghadiri pengajian rutin yang digelar warga Sukadamai, Rabu (17/9/2025).

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar, Kombes Pol Eko Prasetyo SH, S.I.K., MH, agar personel selalu hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

    “Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjalin komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat, sehingga terbangun kedekatan dan tercipta hubungan yang harmonis,” ujar Aiptu Dedi selaku Bhabinkamtibmas Sukadamai.

    Dengan adanya komunikasi yang baik, setiap persoalan maupun kendala di lingkungan masyarakat dapat segera diketahui, dicarikan solusi, serta diselesaikan bersama demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

  • Polresta Bogor Kota Atasi Kemacetan di Jalan Pomad Akibat Truk Fuso Patah As

    Bogor Kota – Polresta Bogor Kota Polda Jabar bergerak cepat menanggapi aduan masyarakat terkait kemacetan yang terjadi di Jalan Pomad, Kota Bogor, pada Senin (16/09/25).

    Kemacetan tersebut disebabkan oleh sebuah truk fuso yang mengalami patah as sehingga tidak dapat berjalan dan menghambat arus lalu lintas. Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi, melakukan pengaturan lalu lintas, dan berkoordinasi untuk menderek truk tersebut.

    Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di Jalan Pomad kembali normal dan lancar.

    Polresta Bogor Kota mengapresiasi masyarakat yang cepat memberikan informasi, serta mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan segera melapor bila menemukan gangguan lalu lintas agar bisa segera ditangani.

  • Polsek Tanah Sareal Gerak Cepat Cegah Tawuran di Bogor Country

    KOTA BOGOR – Jajaran Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota bersama Perwira Pengawas (Pawas) bergerak cepat mendatangi lokasi yang dilaporkan warga terkait adanya aksi tawuran di kawasan Bogor Country, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (16/09/2025).

    Laporan tersebut sebelumnya masuk melalui aduan masyarakat kepada Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH. Menindaklanjuti hal itu, Pawas Iptu Siagian bersama personel Sabhara segera menuju lokasi.

    “Ada laporan tentang kejadian tawuran di Jalan Iskandar, dan kami langsung meluncur ke TKP,” ungkap Iptu Siagian.

    Setibanya di lokasi, petugas melakukan penyisiran ke sejumlah titik yang diduga menjadi tempat berkumpulnya pelajar. Meski tidak ditemukan aksi bentrok, patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tawuran dapat dicegah sejak dini.

    “Dengan kegiatan tersebut, diharapkan potensi tawuran bisa diminimalisir dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya.

  • Kasus Pelemparan Batu ke Masjid At-Taufik Diselesaikan Damai, Kedua Pihak Saling Memaafkan

    KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota Polda Jabar bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat (Dumas) terkait aksi pelemparan batu ke Masjid At-Taufik, Kelurahan Paledang, Kota Bogor, pada Senin (15/09/2025) malam.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polresta Bogor Kota segera mendatangi lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku yang diduga melakukan pelemparan. Proses mediasi pun dilakukan oleh pihak kepolisian bersama tokoh masyarakat dan pengurus masjid.

    Hasilnya, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara damai dan saling memaafkan. Situasi di sekitar masjid pun kembali kondusif.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo mengapresiasi langkah damai tersebut. “Kami berterima kasih kepada masyarakat dan para pihak yang memilih jalur damai. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga kerukunan serta kondusivitas Kota Bogor,” ujarnya.

    Dengan adanya kesepakatan tersebut, Polresta Bogor Kota mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga keharmonisan di lingkungan masing-masing.

  • Polresta Bogor Kota Gagalkan Aksi Tawuran Pelajar Berkat Aduan Masyarakat

    KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota berhasil menggagalkan aksi tawuran sekelompok pelajar di wilayah Kota Bogor, pada Senin malam, (15/09/25).

    Keberhasilan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui nomor WhatsApp Kapolresta Bogor Kota 0858-8911-0110.

    Menindaklanjuti aduan tersebut, jajaran Polresta Bogor Kota segera bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengamankan sejumlah pelajar yang hendak terlibat tawuran.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi. Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    Para pelajar yang diamankan selanjutnya dibawa ke Polsek Tanah Sareal untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

  • Polda Metro Jaya: Kebebasan Berpendapat Dijamin, namun Perusuh di Pidana

    Jakarta – Kepolisian Daerah Metro Jaya menegaskan bahwa penangkapan yang dilakukan dalam peristiwa kerusuhan beberapa waktu lalu bukan menyasar para pendemo, melainkan individu-individu yang terbukti melakukan tindakan anarkis dan melanggar hukum.

    Penegasan ini disampaikan oleh Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi dalam sesi doorstop bersama media, Senin (15/9). Ia menekankan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum tetap dijamin dan dihormati, selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

    “Yang kami tangkap, yang kami proses pidana bukan pendemo. Yang kami pidanakan adalah perusuh, perusak, pembakar, pengganggu ketertiban umum yang menyebabkan adanya gangguan pidana yang merugikan orang lain,” ujar Brigjen Pol Ade Ary.

    Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah kelompok massa aksi yang telah melakukan pemberitahuan dan koordinasi dengan pihak kepolisian sebelum menyampaikan aspirasinya.

    “Dari beberapa massa aksi itu sudah berkomunikasi ya. Ini adalah satu keteladanan yang baik. Beberapa aksi sebelumnya juga dilakukan pemberitahuan oleh saudara-saudara kami,” katanya.

    Menurut Brigjen Pol Ade Ary, langkah preemtif dilakukan sejak awal sebagai upaya untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

    “Kegiatan himbauan dan penangkalan itu bagian dari tindakan preemtif. Saat ada pemberitahuan, penanggung jawab atau korlap datang ke kantor kepolisian, komunikasi dijalin. Kami sampaikan imbauan agar penyampaian pendapat dilakukan secara tertib, bersih, dan sopan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Brigjen Pol Ade Ary menegaskan bahwa proses penyidikan terhadap para tersangka kerusuhan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

    “Penyidikan dilakukan secara hati-hati, cermat, dan tentu mengedepankan prinsip proporsional, profesional, transparan, dan akuntabel. Sekarang sudah masuk tahap penyidikan karena sudah ada tersangka yang ditahan,” ungkapnya.

    Penyidik, kata dia, masih terus mencocokkan keterangan saksi dengan tersangka, barang bukti, serta lokasi kejadian guna mendapatkan gambaran utuh peristiwa yang terjadi.

    “Penyidikan adalah proses untuk membuat terang peristiwa pidana dan menemukan siapa yang patut disangka. Saat ini penyidik terus bekerja, dan dalam waktu dekat akan dilakukan rilis resmi,” tambahnya.

    Untuk merespons kekhawatiran masyarakat soal kabar orang hilang pasca kerusuhan, Polda Metro Jaya telah membuka Posko Pengaduan Orang Hilang di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

    “Kami membuka posko ini sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian. Masyarakat bisa melaporkan keluarga yang hilang ke hotline 0812-8559-9191. Posko ini beroperasi 24 jam,” terang Brigjen Pol Ade Ary.

    Polda Metro Jaya juga menjalin koordinasi dengan sejumlah pihak seperti Komnas HAM, Pemprov DKI, dan stakeholderd lainnya guna mempercepat proses identifikasi dan pelaporan kepada publik.

    “Mindset kami: orang hilang adalah saudara kami juga. Kami akan bantu menelusuri dan memberikan informasi secepat mungkin,” tegasnya.

    Menanggapi adanya keterlibatan anak-anak dalam aksi beberapa waktu lalu, Brigjen Pol Ade Ary menjelaskan bahwa sebagian dari mereka diamankan untuk keselamatan karena tidak ada pendampingan orang dewasa.

    “Anak-anak itu kami amankan untuk dicegah agar tidak berada di lingkungan yang membahayakan. Banyak yang terpengaruh oleh provokasi dari media sosial dan pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

    Ia juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama menjelang kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

    “Kami imbau agar kita semua bijak bermedsos. Aspirasi silakan disampaikan, itu hak warga negara, tapi mari kita jaga ketertiban bersama,” tutup Brigjen Pol Ade Ary.

  • Polsek Bogor Barat Gelar Operasi Miras, Tekan Angka Kriminalitas dan Penyakit Masyarakat

    KOTA BOGOR – Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan Operasi Pekat dengan menyasar peredaran minuman keras (miras) di wilayah Bogor Barat, Minggu (14/9/2025) sore. Dalam operasi tersebut, jajaran berhasil mengamankan puluhan botol miras berbagai jenis.

    Kapolsek Bogor Barat, Kompol R. Ariani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan arahan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., agar jajaran gencar melaksanakan operasi kepolisian guna meniadakan penyakit masyarakat. “Anggota melaksanakan operasi minuman keras di seluruh wilayah Bogor Barat dengan tujuan untuk meniadakan segala bentuk penyakit masyarakat,” ucapnya, Senin (15/9/2025).

    Operasi dipimpin oleh Panit Binmas Ipda Epen Suradi selaku piket pawas bersama piket reskrim, intel, dan samapta Polsek Bogor Barat. Patroli dimulai pukul 16.00 WIB dengan menyisir sepanjang Jalan Bubulak hingga Cifor. Dari hasil operasi, petugas berhasil menyita 2 botol Intisari, 1 botol AO, dan 52 botol miras jenis ciu.

    Terhadap penjual, kepolisian melakukan pendataan, pemeriksaan, serta memberikan imbauan tentang bahaya konsumsi miras. Penjual juga diperintahkan untuk tidak lagi mengedarkan minuman beralkohol.

    Kompol R. Ariani menegaskan, kegiatan serupa akan rutin dilakukan secara berkala di lokasi dan waktu yang berbeda. “Dengan operasi rutin ini, kami berharap Kota Bogor bebas dari penyakit masyarakat dapat segera terwujud,” pungkasnya.

  • Bhabinkamtibmas dan Babinsa Menteng Sinergi Amankan Program SAMMENU, Sampah Tukar Jadi Menu

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar bersama Babinsa Menteng melaksanakan pengamanan kegiatan SAMMENU (Sampah Tukar Jadi Menu) di wilayah Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Minggu (14/9/2025).

    Kegiatan ini merupakan implementasi arahan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., agar Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam setiap program sosial yang bermanfaat.

    Kapolsek Bogor Barat, Kompol R. Ariani, menjelaskan bahwa program SAMMENU yang dilaksanakan di Gang Muha RW 14 Kelurahan Menteng sejak pukul 09.00 WIB mendapat antusiasme tinggi dari warga. “Kami berikan pengamanan kegiatan Program SAMMENU yang dilakukan di tengah masyarakat,” ungkapnya, Senin (15/9/2025).

    Program inovatif ini memungkinkan warga menukar sampah dengan menu makanan seperti sayuran dan telur. Kegiatan yang baru pertama kali digelar di Bogor Barat ini dijadwalkan berlangsung rutin setiap dua minggu sekali. “Kami sangat mendukung program seperti ini dan diharapkan dapat menjadi percontohan untuk kelurahan lainnya,” sambung Kompol R. Ariani.

    Selain pengamanan, jajaran kepolisian juga turut memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mengikuti aturan, menjaga ketertiban, dan mematuhi mekanisme antrian agar kegiatan berjalan sesuai rencana.

    Dalam kegiatan tersebut hadir Bhabinkamtibmas Menteng Aiptu Ibo Wibowo, Babinsa Pelda A. Nahrowi, Seklur Menteng beserta staf, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang bersama-sama menggelar program ramah lingkungan ini.

    Dengan adanya sinergi antara aparat dan masyarakat, kegiatan SAMMENU diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mengurangi sampah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di Kota Bogor.

  • Polsek Tanah Sareal Patroli ke Pusat Perbelanjaan, Wujudkan Rasa Aman bagi Masyarakat

    KOTA BOGOR – Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota bersama Perwira Pengawas (Pawas) melaksanakan patroli ke sejumlah pusat perbelanjaan di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (15/9/2025).

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., agar jajaran meningkatkan patroli di tempat-tempat rawan kriminalitas dan pusat keramaian.

    Pawas Iptu Sahid menyampaikan bahwa patroli dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang berbelanja. “Banyak pengunjung yang mendatangi pusat perbelanjaan, maka kami hadir untuk memberikan rasa aman,” ujarnya.

    Selain mencegah tindak kejahatan seperti pencopetan dan penipuan, patroli ini juga bertujuan mengantisipasi potensi tawuran yang sering terjadi di wilayah hukum Polsek Tanah Sareal. Petugas turut mengimbau para pelajar agar setelah jam sekolah segera pulang ke rumah masing-masing.

    “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan kehadiran polisi di lapangan, diharapkan potensi tawuran bisa diminimalisir,” pungkas Iptu Sahid.

    Patroli rutin ini diharapkan semakin meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat, sekaligus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Bogor.

  • Polsek Tanah Sareal Intensifkan Operasi, Targetkan Wilayah Zero Miras

    KOTA BOGOR – Jajaran Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota terus konsisten melaksanakan razia terhadap penjual minuman keras (miras) di wilayah hukumnya. Operasi ini dilakukan setiap hari sebagai tindak lanjut perintah Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., yang menargetkan terciptanya wilayah hukum Polresta Bogor Kota bebas miras.

    Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti hingga miras benar-benar hilang dari peredaran. “Kami terus menerus melaksanakan operasi penjual miras, sampai titik zero dan tidak ada lagi penjual miras di wilayah Tanah Sareal,” ungkapnya, Selasa (15/9/2025).

    Operasi ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) bersama anggota piket fungsi, serta berkolaborasi dengan Satpol PP untuk memperkuat pelaksanaan di lapangan. Tindakan tegas juga diberikan kepada toko-toko yang kedapatan masih nekat menjual miras, termasuk penyegelan.

    Selain pemberantasan miras, kegiatan ini juga merupakan bentuk perhatian Polsek Tanah Sareal terhadap masyarakat, khususnya dalam memerangi peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang. “Kami ingin menciptakan wilayah hukum Polsek Tanah Sareal zero miras,” pungkas Kompol Doddy.

    Dengan operasi rutin ini, Polsek Tanah Sareal optimis angka kriminalitas, termasuk tawuran, dapat ditekan secara signifikan sehingga situasi kamtibmas semakin kondusif.